10 Kebiasaan yang Bisa Menjauhkan Anda dari Kebahagiaan

10 Kebiasaan yang Bisa Menjauhkan Anda dari Kebahagiaan

Info

Bahagia itu pilihan. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM   –  Taat penelitian dari Michael Minkov serta Michael Harris Bond dalam “Journal of Happiness Studies”, kebahagiaan itu terdapat dalam gen seseorang. Berarti beberapa orang memang terlahir dengan alamiah untuk bahagia.

Tapi, Anda tidak perlu pusing soal fakta itu—meskipun gen Anda tidak atau kurang memiliki ‘komponen bahagia’, karena bahagia itu pilihan.   Dilansir Entrepreneur, dibawah ini hal yang Anda kudu hindari supaya sering merasa bahagia.

1. Terjebak masa lalu

Mengingat masa lalu kadang membina Anda terbawa suasana melankolia serta moody. Masa lalu tidak dapat diubah. Lebih baik Anda fokus dalam masa sekarang dan masa aliran. Alihkan dengan berpikir tentang barang apa yang Anda bisa lakukan daripada barang apa yang Anda tak bisa lakukan.

2. Lurus puas

Fokus akan keberadaan saat ini sangat penting. Tapi jangan lupa pikirkan apa yang mau Anda capai di masa depan. Coba cari tahu cara merealisasikan masa depan yang Anda impikan dan mulailah sedikit demi kecil. Anda bisa melakukannya dengan jalan (misalnya) cari pekerjaan baru, jika hobi baru, atau mengembangkan skills dengan sudah Anda punya.

3. Terlalu sering main media sosial 

Penelitian University of Pittsburgh School of Medicine menyatakan kalau media sosial berhubungan dengan depresi. Pasalnya orang sering posting hal terbaik tentang dirinya sendiri yang bikin orang asing iri dan merasa hidupnya tidak lebih baik. Ingat setiap orang punya ‘langkah’nya sendiri. Jalani sekadar hidup Anda sendiri sebaik-baiknya.

4. FOMO

Media sosial bisa bikin FOMO (fear of missing out) alias selalu takut ketinggalan informasi. Padahal tidak semua berita itu punya manfaat penting buat Anda (apalagi curhatan kerabat yang suaminya membelikan hadiah mewah untuk dirinya).

5. Melupakan hal kebahagiaan sederhana

Udara segar, kucing peliharaan yang manja dan menggemaskan, sukses bentuk pagi lalu berolahraga. Itu adalah kebahagiaan kecil yang Anda sopan syukuri. Selama 24 jam dalam sehari, pasti Anda mengalami hal-hal yang menyenangkan. Coba hargai semungil apapun itu.

6. Tidak berolahraga

Sudah banyak penelitian yang sejumlah kalau olahraga bikin bahagia. Zaman berolahraga otak melepaskan endorfin & monoamines. Dua zat ini menyandarkan kadar stress dan menghilangkan bermacam-macam gangguan mental seperti ansietas.

7. Membiarkan hal buruk memengaruhi Kamu seharian

Kurangi rasa gusar kepada hal-hal remeh yang tidak sesuai harapan Anda dan jangan untuk itu sumber bad mood Anda seharian. Keluhkan sebentar lalu segera lupakan atau lupakan keinginan untuk mengeluh. Anda bisa memilih untuk tetap gusar atau tidak.

8. Menuntut

Dendam berhubungan dengan marah, perasaan sakit dan negatif terhadap seseorang. Ketika Anda marah pada seseorang, terus-terusan menaruh dendam justru membuat Anda makin stress. Maka coba maafkan meski Anda tidak harus melupakan. Coba berempati atau mengarungi sudut pandang orang lain.

9. Mengabaikan hubungan

Sekali-kali ajak teman-teman ketemu langsung dengan Anda. Bangun pertemanan dengan misalnya sekadar meluluskan komentar di media sosial selalu baik. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa hubungan baik membuat seseorang merasa bahagia dan terhindar daripada sakit.

10. Tidak melakukan barang apa yang Anda sukai

Cari passion Anda? Jangan kebanyakan kerja. Cari me  time untuk melakukan apa yang Kamu suka meskipun yang Anda rajin itu konyol atau sulit.

Rekomendasi