3 Strategi Menangkis Mantan yang Berubah Menjadi Penguntit

3 Strategi Menangkis Mantan yang Berubah Menjadi Penguntit

Info

Dibutuhkan penanganan yang benar jika Anda dimata-matai mantan. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM   –  Zaman cinta tidak bisa diselamatkan, perpisahan menjadi jurang yang harus diseberangi. Bagi beberapa orang, sulit buat menerima perpisahan. Mereka tetap berusaha mencari tahu kabar dan apa kegiatan sang mantan. Saat menguntit dirasa tak cukup, mereka nekat muncul di tempat-tempat mantan beraktivitas.

Dimata-matai mantan jelas bukan hal yang menyenangkan. Kalau aksi memata-matai telah melampaui batas, apa yang harus dilakukan?

Mantan Menjadi Penguntit

CEO Haven, sebuah perusahaan nirlaba yang bergerak di bidang pemberian bantuan untuk korban kekerasan di dalam famili di Oakland, AS, Beth Morrison mengatakan, dalam beberapa kejadian, menguntit memiliki potensi bahaya bahkan mematikan. “Bagi beberapa orang, dimata-matai (khususnya oleh mantan) tampak tak berbahaya. Mungkin
Anda memperhitungkan mantan memata-matai karena gigih memperjuangkan cinta meski perasaan Anda sudah berakhir. Sebenarnya, Anda patut perdata. Menguntit berkaitan dengan pengontrolan muncul. Penguntit akan mengerahkan keinginan & niat terhadap target tanpa menghargai apa yang diinginkan target, ” beri tahu Beth.

Awalnya, si penguntit hanya memperhatikan dari jauh atau sekadar menanyakan kabar. Ketika bahan terlihat bisa bangkit dari kandasnya hubungan (apalagi sudah memiliki pasangan baru), saat itulah kegiatan mengawasi berubah menjadi ancaman kekerasan elok psikis maupun fisik. Dalam kurang kasus, mantan yang menjelma menjadi penguntit tidak lagi mengenal pemisah mana yang boleh dilakukan & yang tidak. Yang penting, menemukan jalan untuk mencapai tujuan.

“Seiring zaman, penguntit semakin tidak terkendali. Mereka kemudian memutuskan untuk mengambil kendali atas si target. Ancaman kebengisan sangat mungkin terjadi, ” Beth mewanti-wanti. Karenanya, dibutuhkan penanganan yang tepat jika Anda dimata-matai mantan. Bisa jadi, aksi mantan itu bukan ekspresi rasa rindu semata-mata.

3 Langkah Menangkal Mantan

Apakah Anda sedang dimata-matai mantan? Jika ya, Presiden Asosiasi Penanganan Kerawanan Profesional di San Diego, GANDAR, Wendy L. Patrick, PhD membicarakan beberapa strategi untuk menangkis bekas yang berubah menjadi penguntit.
 

1. Ubah Rutinitas Kamu

Mantan tentu sudah mengetahui kesibukan Anda sehari-hari. Karenanya, Wendy mengusulkan Anda untuk mengubah rutinitas sehingga ia tidak akan menemukan Anda. “Misalnya, dengan memajukan jadwal menuju ke kantor atau mengubahnya setiap dua atau tiga hari sekadar. Ubah pula jadwal olah badan Anda. Sebisa mungkin buat jadwal kegiatan baru yang tidak gampang ditebak polanya, ” Wendy meluluskan saran.

2. Jangan Terlalu Kerap Membarui Status di Medsos

Tanpa salahkan mantan jika ia secara mudah mengetahui kegiatan Anda. Mampu jadi, Anda sendiri yang mengambil akses informasi buat mantan. “Beberapa korban menjadi sasaran empuk sebab mereka mengumumkan setiap kegiatan di medsos. Karenanya, jangan mengunggah hal-hal yang dapat membuat si penguntit tahu kapan dan di mana Anda berada. Boleh saja membenahi status di medsos, tapi tanpa terlalu sering. Sebisa mungkin tanpa langsung update ketika berada pada sebuah tempat tertentu karena
bisa jadi dia akan menyusul, ” imbau dia.

3. Jangan Goyah 

Serangan penguntit yang paling umum ditemui adalah serbuan panggilan telepon atau pesan. Di sinilah kesabaran Anda diuji. Mengabaikan 29 panggilan telepon atau pesan berarakan merespons panggilan dan pesan berikutnya dengan maksud menghentikan langkah karakter, itu keliru. Dengan melakukannya, Kamu mengajarkan kepada penguntit bahwa dibutuhkan setidaknya 30 kali percobaan untuk menghubungi Anda. “Jawaban terbaik buat para penguntit adalah jangan menanggapi panggilan atau pesannya sama
sekali. Ketika para penguntit mengancam Anda karena terus diabaikan, jangan goyah atau bersikap baik. Hal itu hanya memberi keyakinan delusional kepada mereka. Cara terbaik yakni menceritakan ke sahabat atau rumpun yang dapat membantu dan laporkan ke pihak berwajib, ” Wendy mengakhiri perbincangan.

Rekomendasi