4-hal-yang-wanita-yakini-tentang-cinta-pada-pandangan-pertama-dan-ternyata-itu-salah-1

4 Hal yang Wanita Yakini tentang Cinta pada Pandangan Pertama, dan Ternyata Tersebut Salah!

Info

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

TABLOIDBINTANG. COM   –  Film dilemma romantis telah membuat melimpah wanita tersesat dan menjadi tidak logis dalam urusan mencari pendamping hidup. Pada umumnya menganggap cinta pada pandangan pertama, yang kejadiannya begitu indah sekaligus mengejutkan bak nyala kembang api, otomatis berujung pada pernikahan yang bahagia selama-lamanya. Kenyataannya tidaklah sesederhana itu.

Dilansir dri Brides, ada 4 sesuatu yang selama ini diyakini banyak wanita terkait cinta pada pandangan pertama. Namun para pakar menyarankan untuk tidak secara naif mempercayainya lagi. Karena bagaimanapun, sebuah pernikahan membutuhkan lebih dari sekadar percikan cinta agar agar bisa bertahan lama. Apa saja itu?

1 ) Cinta pada pandangan mulailah itu takdir

Iya, tentu pertemuan pertama Anda dengannya itu adalah takdir yang tidak terbantahkan. Tapi belum tentu takdir untuk berbahagia bersama selama-lamanya. Hanya dikarenakan merasakan bunga-bunga asmara ketika pertama bertemu dengannya, tidak merupakan berarti dia pasangan hidup yang baik untuk jangka panjang.

Beberapa mungkin beruntung, seseorang yang menjadi cinta pada pandangan pertamanya siapa sangka seorang yang bertanggung jawab, berkomitmen, dan menghargai. Namun lebih banyak yang tidak. Oleh karenanya, walau Kamu merasa jatuh cinta, kualitas sebagai pasangan hidup tetap harus dipastikan sebelum memutuskan menikah.

2. Cinta yang setara

Ketika jatuh cinta pada pandangan pertama, kebanyakan wanita merasa si dia juga merasakan cinta yang sama serta dengan kadar yang sama. Namun kenyataannya, banyak wanita yang menikahi cinta pada pandangan pertamanya menahan sendiri terhadap kekurangan pasangannya. Dan lama-kelamaan ini menjadi bom waktu karena perasaan terganggu yang tidak bisa diabaikan lagi.

3. Merasakan “perasaan” itu berarti maka akan membuat hubungan bertahan

Karena menjalani pernikahan tidak bisa hanya bermodal perasaan. Terlebih jika hanya perasaan yakin sepihak sementara pasangan tidak terlalu meyakininya. Dalam akhirnya tetap dibutuhkan nilai-nilai yang objektif untuk membikin seseorang mantap melangkah ke jenjang pernikahan.

four. Cinta pada pandangan mulailah berarti merasa cinta selama-lamanya

Bahkan, tidak wujud jaminan untuk cinta pada pandangan kedua. Jadi, alih-alih mengikuti perasaan semata, alangkah baiknya menarik napas dalam-dalam, lalu hembuskan kuat-kuat. Kemudian, lihatlah dia lagi. Adakah perasaan yang sama membuncah saat pertama kali bertemu dengannya? Atau malah datang perasaan biasa-biasa saja yang membuat Anda memilih untuk memikirkannya lagi.