resep-hubungan-suami-istri-yang-dewasa-ini-bahan-bahan-yang-dibutuhkan-1

Resep Hubungan Suami Istri yang Dewasa, Ini Bahan — bahan yang Dibutuhkan

Info

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

TABLOIDBINTANG. COM   –  Setiap pasangan menikah tentu mendamba memiliki hubungan yg dewasa. Karena hubungan yg kekanak-kanakkan hanya akan membuat hari-hari dipenuhi drama dan jauh dari bahagia. Jadi tetapi, kebanyakan pasangan belum mengetahui “resepnya”. Yang siapa sangka lebih dari sekadar seks dan romantisme.

Dilansir dri Brides , berikut ini “bahan-bahan” yg dibutuhkan untuk mendapatkan hubungan yang dewasa. Apa tertentu itu?

1. Respek

Tentunya respek yang setara atau sama bagi kedua belah pihak. Tidak hanya istri yang harus menghargai suami, suami pun harus menghargai istri. Jika Anda merasa respek mulai berat sebelah, ambil langkah mundur untuk sejenak mengevaluasi lalu menemukan keseimbangan lagi.

installment payments on your Komunikasi terbuka

Untuk apa seks yg panas dan romantisme yg gemas, jika di di dalam Anda merasakan sesuatu yg mengganjal tentang pasangan Anda. Tidak hanya merasa pasangan menyembunyikan sesuatu, tapi termasuk ketika Anda merasa bukan memahami pasangan. Maka ada baiknya lebih sering mempraktikkan komunikasi. Berlatih menjadikan Anda ahli dalam berkomunikasi oleh pasangan.

3. Kepercayaan

Sedikit-sedikit curiga, sedikit-sedikit melarang, sedikit-sedikit tidak mendukung, dan lain-lain. Pada akhirnya ini hanya akan melatih suami atau istri untuk berbohong kepada pasangannya. Dikarenakan sebagai manusia, berusaha memenuhi keinginan itu adalah sesuatu yang alami dan bukan otomatis hilang ketika dilarang. Sebagai solusi, cobalah untuk mulai berdiskusi tentang apapun. Hanya lewat diskusi yg sehat nilai-nilai bisa log in dan diterima dengan benar.

4. Masih bertengkar, namun seimbang

Saat pertengkaran seimbang, ini berarti tidak ada salah satu pihak yang ditindas / menjadi sasaran kekerasan. Keseimbangan juga membuat pertengkaran lebih mudah reda dan mencapai solusi, karena muatannya tak sekadar emosi.

5. Individualitas

Dalam hubungan yang dewasa, baik pihak suami atau istri tidak ada yang kehilangan jati dirinya. Salah satu pihak tidak dominan dan bukan ada pihak yang jadi bayang-bayang pasangannya. Dengan sama-sama menjadi diri sendiri, kehidupan berumahtangga menjadi lebih berwarna bukan?